Rabu , 20 September 2017
A huge collection of 3400+ free website templates JAR theme com WP themes and more at the biggest community-driven free web design site
Beranda Humas Setda Bantuan Beasiswa Transisi untuk Siswa Berprestasi

Bantuan Beasiswa Transisi untuk Siswa Berprestasi

Sebanyak 406 siswa SD/Mi dan 254 siswa SMP/Mts berprestasi mendapat bantuan beasiswa transisi agar lebih termotivasi melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pati Haryanto kepada siswa berprestasi di Pendopo Kabupaten Pati, Senin (4/7).

Dalam kesempatan itu, orang tua siswa juga diundang untuk mendapatkan penjelasan akan mekanisme penyaluran bantuan dan tujuan pemberian bantuan. Haryanto berpesan, agar orang tua tidak menyalahgunakan pemberian bantuan untuk hal-hal yang tidak terkait secara langsung dengan pendidikan putra-putrinya.

“Jangan sampai bantuan malah digunakan untuk beli hp baru atau beli pulsa. Karena ini bentuk perhatian pemerintah untuk turut menyupport pendidikan putra-putri jenengan agar tidak putus di jalan, dan semakin giat belajar agar terus berprestasi,” pesan Haryanto di hadapan ratusan wali murid.

beasiswa-transisi-tekan-putus-sekolahHaryanto menyebutkan bahwa secara keseluruhan Pati mengalami peningkatan, namun indikator khusus di bidang pendidikan terhitung rendah. Banyak sekolah di Pati yang bermutu dan sudah mencetak prestasi, namun masih banyak pula warganya yang tidak meneruskan sekolah. Karena itu, ia menilai perlu mengundang wali murid agar terbangun kesepahaman antara guru, orang tua, murid dan pemerintah tentang perlunya menutaskan wajib belajar 9 tahun.

“Kalau bisa anak didorong untuk sekolah setinggi-tingginya, jangan malah putus sekolah,” tegasnya. Sebelumnya, selama 3 tahun berturut-turut hanya siswa yang diundang, namun kali ini ia ingin melibatkan peran orang tua murid agar bisa bersinergi dengan program pemerintah, mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Keberhasilan itu bersama-sama, bukan hanya muridnya atau gurunya. Tetapi orang tuanya juga harus terlibat,” katanya.

beasiswa-transisi-dukungan-pemerintah

Untuk itu, ke depan ia berharap bantuan bisa semakin ditingkatkan. Bukan hanya dari segi nominal tapi juga penerima bantuan. “Semoga ke depan bisa semakin ditingkatkan, bukan hanya Rp 1 juta untuk SD/MI dan Rp 1,5 juta untuk SMP/MTS, tetapi bisa meningkat lagi agar orang tua lebih ringan dalam menyekolahkan anaknya. Selain itu, penerima bantuan juga akan saya tingkatkan agar tidak hanya 1 siswa untuk satu desa melainkan bisa dua hingga tiga siswa dalam satu desa. Utamanya di daerah Pati Selatan yang angka siswa tidak melanjutkan sekolahnya cukup tinggi,” paparnya.

Sarpan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pati membenarkan bahwa angka siswa tidak melanjutkan sekolah memang masih jauh dari harapan. Karena itu, ia berharap para kepala desa dan camat bisa ikut memantau warganya yang tidak sekolah agar bantuan dari Dinas Pendidikan bisa lebih tepat sasaran. Dan program wajar 9 tahun bisa sukses dilaksanakan.

Beasiswa-Transisi-Pendidikan

Musrifah, wali murid dari siswa lulusan SD Gembong 03 Eric Fauzi Purnama mengaku sangat senang bisa mendapat bantuan tersebut. Pasalnya, anaknya berhasil diterima di SMPN 3 Pati dan membutuhkan dana yang cukup besar untuk tahun ajaran baru. Apalagi suaminya juga tengah merantau ke luar Jawa. Sehingga bantuan tersebut sangat menolong dirinya untuk bisa terus menyupport pendidikan putranya.

“Rasanya senang bantuan bisa diberikan waktu peralihan seperti ini. Uangnya tidak akan saya gunakan untuk keperluan lain, tetapi memang akan saya gunakan untuk membeli seragam baru bagi Eric. Walau hanya Rp 1 juta ini sangat berarti bagi orang susah seperti kami,” katanya penuh syukur.

Simak juga

Bantuan Pemkab untuk Guru TPQ

Pemkab Berikan Bantuan Kesejahteraan untuk Guru TPQ

Sebanyak 12.450 orang yang merupakan guru TPQ, Madrasah Diniyah (Madin), guru sekolah minggu Kristen & …